Kamis, 18 Mei 2017

Cara Menghemat Kuota Saat Browsing dengan UC Browser Mini di Android





Cara Menghemat Kuota Saat Browsing dengan UC Browser Mini di Android - Hai teman-teman, bertemu lagi dengan saya, Bondan, dalam postingan mengenai tutorial saya yang pertama. Dalam postingan saya kali ini saya akan memberikan sebuah tips bagi kamu yang mungkin sering mengeluh karena kuota yang cepat habis saat dipakai untuk browsing.

Browsing adalah suatu aktivitas berselancar di dunia maya (Internet) untuk berbagai keperluan, seperti : memperoleh informasi, mencari hiburan, dan lain-lain. Di jaman yang serba mobile ini, browsing sudah menjadi kebutuhan bagi kebanyakan orang. Dengan browsing, orang-orang akan tau berbagai hal yang sebelumnya tidak mereka ketahui. 

Namun, banyak pengguna Internet khususnya di Indonesia yang sering mengeluhkan tentang banyaknya kuota internet yang terkuras saat melakukan browsing. Hal ini sering terjadi pada mereka yang menggunakan jasa dari penyedia jaringan telekomunikasi/ISP, seperti : Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, dan lainnya. Para pelanggan dari ISP - ISP tersebut seringkali mengeluhkan betapa borosnya pemakaian kuota internet mereka meski hanya digunakan untuk browsing.

Nah, pada tutorial kali ini saya akan memberikan satu cara untuk meminimalkan kuota yang terbuang saat kita mencari informasi di Intenet. Alat yang diperlukan pada tutorial kali ini tidak banyak, yang paling kita butuhkan adalah satu buah ponsel yang menggunakan sistem operasi Android, dan tentunya masih dalam kondisi dan performa maksimal. Karena jika ponsel yang kamu gunakan bermasalah, maka akan menghambat serta mengganggu proses browsing.
Baiklah, mungkin itu saja sajian pembuka saya pada postingan kali ini, berikut ini adalah alat dan bahan yang perlu kamu persiapkan untuk bisa menggunakan tutorial saya ini.

    Alat dan Bahan

  • Ponsel Android dengan kondisi dan performa maksimal

  • Aplikasi UC Mini. Bisa kamu download di PlayStore

Setelah kamu persiapkan ponsel Android yang didalamnya sudah terinstall aplikasi UC Mini, maka kamu bisa melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu tahap langkah-langkah.

  1. Buka aplikasi UC Mini 

  2. Cari informasi yang kamu inginkan. *Sebagai catatan, informasi yang saya cari dalam gambar, hanya sebuah permisalan/ilustrasi*



  3. Jika sudah menemukan informasi yang kamu inginkan (sudah sampai di halaman website tujuan). Pilih menu pada aplikasi UC Mini, seperti yang ditunjukkan oleh anak panah.



  4. Maka akan muncul tampilan menu seperti gambar di bawah ini.


  5. Lalu geser ke samping kanan, sampai menjumpai menu yang berisi pilihan-pilihan seperti pada gambar di bawah ini.


  6. Selanjutnya pilihlah menu "Simpan Hal" seperti yang ditunjukkan anak panah.


  7. Pilih OK.


  8. Jika sudah muncul notifikasi seperti gambar di bawah ini, artinya file halaman website tujuan kamu tadi sudah berhasil diunduh, sehingga kamu dapat membaca isi halaman website tersebut kapanpun tanpa harus menggunakan kuota internet.

Nah, untuk membuka halaman website yang sudah terunduh tadi tanpa menggunakan akses internet, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Untuk membuktikan bahwa tidak diperlukan sedikitpun kuota internet, kamu dapat mematikan data seluler pada ponselmu.

  2. Buka aplikasi UC Mini.

  3. Pilih menu seperti yang ditunjukkan oleh anak panah.

  4. Berikutnya, pilih menu "Unduhan".

  5. Langkah terakhir, pilih file dalam daftar Unduhan tersebut yang merupakan file halaman website yang telah anda unduh sebelumnya.
    Dan inilah hasilnya ...




Demikian itulah, sedikit tips yang dapat saya sampaikan kepada teman-teman. Semoga dapat bermanfaat dan jangan lupa untuk memberikan kritik dan saran di kolom komentar. Sampai jumpa di postingan saya selanjutnya !!!

Rabu, 17 Mei 2017

Sitemap


Hebat ! Remaja Asal India Ini Buat Satelit Paling Ringan di Dunia


Remaja Asal India Ini Buat Satelit Paling Ringan di Dunia - Seorang remaja asal India berhasil membuat satelit paling ringan di dunia dalam kompetisi  Cubes in Space”, sebuah kompetisi yang disponsori oleh NASA. Perangkat buatan pemuda bernama Rifarh Shaarook ini memiliki bobot yang bisa dibilang sangat ringan bila dibandingkan dengan satelit konvensional pada umumnya, yaitu hanya seberat 64 gram. Bandingkan saja dengan satelit terbaru milik Indonesia, Telkom 3S yang bobotnya mencapai 3,5 ton.
 
 “Aku merancangnya dari awal. Perangkat ini memiliki komputer on-board terbaru dan delapan sensor built-in yang berfungsi untuk mengukur percepatan, rotasi, dan magnetosfer bumi,” jelasnya, seperti dilansir dari BBC. Remaja yang baru berusia 18 tahun ini juga mengungkapkan bahwa tujuan utama pembuatan satelit tersebut adalah untuk menunjukkan kinerja serat karbon 3-D.


Uniknya, satelit ‘mungil’ tersebut diberi nama “KalamSat” yang mana diambil dari nama belakang mantan Presiden India, Abdul Kalam, orang yang dikenal sebagai pelopor ambisi ilmiah aeronautika di negara tersebut.


Kabarnya, KalamSat akan dimasukkan ke sebuah orbit di fasilitas NASA pada bulan Juni mendatang. Rifarh juga mengatakan kepada media lokal bahwa penemuannya ini akan melakukan misi penerbangan sub-orbital selama empat jam. Dalam kurun waktu tersebut, KalamSat akan beroperasi selama 12 menit di lingkungan gravitasi mikro.


 Rifarh sendiri adalah ilmuwan pendatang baru yang berasal dari kota kecil di Tamil Nadu, India. Saat ini ia bekerja sebagai ilmuwan utama di Kidz Space India, sebuah organisasi yang mempromosikan sains dan pendidikan untuk anak-anak dan remaja di India.


KalamSat bukanlah penemuan Rifarh yang pertama. Saat masih berusia 15 tahun, ia berhasil membuat balon cuaca helium dalam sebuah kompetisi nasional untuk menjaring ilmuwan-ilmuwan muda.